Sambut Asian Games 2018, Belasan Ribu Peserta JKN-KIS Ikuti Senam Sehat Kolosal

Kompas.com – 30/07/2018, 14:12 WIB
law office in bali indonesia
Demam Asian Games yang melanda ibukota terus dimeriahkan oleh berbagai aktivitas. Pada Minggu (29/7) pagi, BPJS Kesehatan menggelar kegiatan “Senam Sehat Kolosal 18.8.18 Peserta JKN-KIS se-Indonesia” di Lapangan Monumen Nasional (Monas). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, serta jajaran pejabat lainnya. Sesuai dengan namanya, acara ini diikuti oleh 18.818 orang yang merupakan para pihak yang terkait dengan BPJS Kesehatan. Mulai dari para peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, stakeholder terkait, hingga para Duta BPJS Kesehatan. Sebagai penyelenggara Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan senantiasa mengingatkan masyarakat bahwa hidup sehat itu mudah dan murah. Dalam sambutannya, Fachmi pun mengajak para peserta untuk menerapkan pola hidup sehat. Ia menyebutkan, senam pagi secara rutin dapat meningkatkan kebugaran dan sistem imun sehingga tidak mudah sakit.

Selain untuk menyambut Asian Games, kegiatan ini juga bertepatan dengan momen perayaan hari ulang tahun BPJS Kesehatan yang ke-50. Tak hanya di Lapangan Monas, senam sehat kolosal ini pun dilaksanakan serentak di seluruh kantor cabang BPJS se-Indonesia. Dengan berolahraga secara teratur dan menerapkan pola hidup sehat, masyarakat Indonesia diharapkan dapat terhindar dari berbagai penyakit katastropik. Tahun 2017 lalu, biaya untuk pelayanan penyakit katastropik mencapai Rp 18,4 triliun atau 21 persen dari total biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan. Kegiatan senam kolosal ini merupakan salah satu kegiatan promotif dan preventif yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan. Bagi masyarakat yang beresiko menderita penyakit katastropik seperti diabetes mellitus dan hipertensi, dapat mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolaris) untuk mengelola resiko tersebut. “Berbagai penyakit katastropik tersebut sangat bisa dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Ke depannya, kami berharap kesadaran masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat dapat meningkat dari waktu ke waktu,” kata Fachmi. Hingga 20 Juli 2018, tercatat ada 199,8 juta penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN-KIS. BPJS Kesehatan pun telah bekerja sama dengan 22.322 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 2.406 rumah sakit dan klinik utama, serta 1.078 optik untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para pesertanya.

Bookmark the permalink.